Tulus dan Affandi 'Korban' Ryan Datangi Polda Jatim

Tulus dan Affandi 'Korban' Ryan Datangi Polda Jatim

- detikNews
Senin, 01 Sep 2008 12:38 WIB
Tulus dan Affandi Korban Ryan Datangi Polda Jatim
Surabaya - Tulus dan M Affandi yang dikabarkan hilang dan diduga menjadi korban pembunuhan berantai Very Idam Henyansyah alias Ryan ternyata masih hidup. Mereka ke Polda Jawa Timur untuk mencabut laporan orang hilang.

Tulus, warga Nganjuk dan M Affandi warga Tembelang Jombang dengan didampingi keluarganya tiba di Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Jawa Timur, Senin (1/9/2008) pukul 10.30 WIB. Kedua orang itu juga didampingi petugas Polres Jombang.

"Saya datang ke sini untuk menandatangani surat pencabutan orang hilang," kata paman Tulus, Poniran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Affandi yang didampingi kakak kandungnya Lukman Hakim juga menyatakan hal serupa. "Tidak ada pemeriksaan hanya tanda tangan pencabutan laporan orang hilang saja," kata Affandi.

Tulus dan Affandi pun berbagi cerita seputar 'petualangannya.' Tulus mengaku berkelana dari makam ke makam lainnya sejak 2 tahun silam. Tulus tidak pernah menghubungi keluarganya hingga akhirnya sang keluarga melaporkan dirinya hilang.

"Saat itu saya mau berangkat ke Banten pada 20 Agustus lalu, saya dikabarkan hilang dan diduga menjadi korban pembunuhan Ryan di media massa. Saya lalu langsung pulang," kata Tulus.

Sementara Affandi bercerita telah bekerja di sebuah bengkel mobil
kawasan Denpasar Bali sejak 2006. Affandi tidak pernah menghubungi keluarga lantaran ponselnya kecebur ke laut pada tahun 2007.

Menurut Affandi, dirinya menghubungi keluarga di Desa Krapak Gang II No 22 Tembelang Jombang setelah menonton televisi yang menunjukkan Affandi telah menjadi korban Ryan.

Kakak kandung Affandi, Lukman Hakim, menambahkan, ciri-ciri jasad yang ditemukan di belakang rumah Ryan memang ada kesamaan dengan adiknya seperti gigi gingsul dan tinggi badan sekitar 160 cm.

"Ketidakyakinan keluarga kami adalah gigi adik saya lebih masuk ke dalam
meski sama-sama gingsul," kata Lukman.

Sementara itu, Direskrim Polda Jatim Kombes Pol Rusli Nasution dan Kasat Pidum Polda Jatim AKBP Susanto belum bisa dikonfirmasi lantaran ponselnya tidak diangkat hingga pukul 11.30 WIB. (roi/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads