Pedagang Busana Muslim Mendulang Untung

Pedagang Busana Muslim Mendulang Untung

- detikNews
Minggu, 31 Agu 2008 14:51 WIB
Pedagang Busana Muslim Mendulang Untung
Jakarta - Puasa tiba, busana Muslim laris manis. Itulah tradisi tahunan yang selalu berulang.

Jelas Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, adalah tempat belanja favorit untuk belanja busana Muslim. Para pedagang di pasar konveksi terbesar di Asia Tenggara itu pun banjir konsumen.

Welly adalah pemilik salah satu kios bernama Yolhan Collections yang beralamat di Blok A, Pasar Tanah Abang. Di kiosnya tertata berbagai busana kelengkapan ibadah kaum Adam seperti peci, sarung, dan baju koko. Menjelang puasa, omzet penjualan Welly bertambah separoh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kenaikannya sekitar 50 persen," ujarnya saat ditemui di kiosnya di Blok A lantai B1, Pasar Tanah Abang, Jakarta, Minggu (31/8/2008).

Kenaikan ini, tutur Welly, selalu terjadi setiap tahun menjelang datangnya bulan puasa. Begitu lebaran tiba, pembeli akan kembali menyusut seperti semula.

"Biasanya sebulan sebelumnya. Setelah lebaran sepi lagi," ceritanya.

Meski jumlah pembeli meningkat, Welly mengaku tidak menaikkan harga jual barang-barangnya. Untuk baju koko misalnya, harganya tetap sama, berkisar antara Rp 45 ribu hingga Rp 100 ribu.

"Harganya standar aja Mas, tidak naik," akunya.

Hal serupa dialami Irwan. Pegawai toko Wina Collections yang khusus menyediakan busana ibadah kaum Hawa ini mengaku peningkatan volume penjualannya bisa mencapai 70 persen. Bedanya, ini belum ditambah dengan naiknya harga jual hingga 5 persen dari harga semula.

Jumlah pengunjung pasar sendiri juga meningkat. Menurut Irwan, bertambahnya jumlah pengunjung tampak kentara sekali.

"Kelihatan banget, Mas. Biasanya jalan ini sepi. Sekarang ramai. Apalagi nanti kalau sudah pukul 12.00 WIB," ujarnya.

Menurut Irwan, kebanyakan pembelinya merupakan orang-orang dari daerah luar Jakarta yang membeli secara grosir untuk kemudian menjualnya lagi di daerahnya masing-masing. Kalau dihitung-hitung, perbandingan pembeli eceran dengan grosir sekitar 30:70.

"Kebanyakan dari daerah Jawa. Ada juga yang dari Makassar," kata Irwan.

Irwan mengaku menjelang puasa omzetnya bisa mencapai Rp 10 juta per hari.

Pantauan detikcom, keramaian pengunjung Blok A Pasar Tanah Abang tampak terpusat di lantai lower semi ground (LSG), lower ground (LG), dan ground (G). Di tiga lantai ini memang banyak terdapat busana muslim. (sho/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads