Ribuan Pendemo Thai Kuasai Stasiun TV & Gedung Pemerintah

Ribuan Pendemo Thai Kuasai Stasiun TV & Gedung Pemerintah

- detikNews
Selasa, 26 Agu 2008 14:16 WIB
Ribuan Pendemo Thai Kuasai Stasiun TV & Gedung Pemerintah
Bangkok - Ribuan pengunjuk rasa Thailand menduduki stasiun televisi milik pemerintah dan mengepung gedung-gedung pemerintahan. Upaya ini dilakukan untuk memaksa Perdana Menteri (PM) Thailand Samak Sundaravej mundur.

Aksi ini diorganisir oleh kelompok People's Alliance for Democracy (PAD) yang mengklaim Samak memimpin Thailand sebagai wakil mantan PM Thaksin Shinawatra. PAD telah melancarkan aksi demo sejak Mei lalu.

Stasiun televisi National Broadcasting Services (NBT) sempat ditutup selama beberapa jam oleh para pendemo. Sebelum kemudian polisi menangkap 80 orang di antara mereka. Kelompok kedua yang terdiri dari ratusan pendemo menerobos masuk garis polisi dua jam kemudian. Mereka kembali menduduki kantor NBT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PAD telah menduduki NBT untuk menghentikan komunikasi pemerintah. Sekarang sekitar 3.000 orang telah menduduki NBT dan mereka berencana melakukan siaran mereka sendiri," kata wakil juru bicara pemerintah Thailand Nuttawut Saikua.

Menurut seorang polisi, sekitar 30 ribu pendukung PAD melakukan aksi protes damai di luar gerbang di empat gedung kementerian dan parlemen. Para pegawai dilarang masuk ke gedung.

"Kami saat ini menguasai sebagian besar kantor-kantor pemerintah untuk mencegah mereka masuk kerja," cetus Sondhi Limthongkul, salah seorang pemimpin PAD. "Hari ini kami menyatakan liburan panjang bagi pemerintah," imbuhnya seperti dilansir AFP, Selasa (26/8/2008).

Samak yang terpilih pada Desember 2007 lalu, bersikeras bahwa para pendemo tak akan bisa memaksanya mundur. Samak menuding PAD berupaya menghancurkan perekonomian Thailand. (ita/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini