Amien: Capres Tua dan Muda Jangan Saling Ejek

Amien: Capres Tua dan Muda Jangan Saling Ejek

- detikNews
Senin, 25 Agu 2008 16:36 WIB
Amien: Capres Tua dan Muda Jangan Saling Ejek
Jakarta - Dikotomi capres tua dan capres muda dalam Pemilu 2009 tidak perlu terjadi. Semuanya dikembalikan kepada keinginan pemilih untuk menentukan presiden menurut keinginannya.

"Untuk tahun 2009 nanti biarlah rakyat yang memilih. Tidak perlu dibedakan antara laki-laki atau perempuan, militer atau sipil, Jawa atau luar Jawa, usia tua atau muda, latar belakang ekonom atau LSM, dari pesantren atau kampus," ujar Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais di gedung DPR, Senayan Jakarta, Senin (25/8/2008).

Amien menambahkan antara capres muda dan tua harus saling menghargai. Tidak perlu saling menjelek-jelekkan. Hal ini juga dinilainya tidak demokratis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak boleh yang muda mengolok-olok yang tua, dianggap tidak modern wawasannya, rapuh fisiknya, terbatas fungsinya. Yang tua juga tidak boleh mengolok-olok yang muda, dianggap tidak punya pengalaman, tidak memiliki kearifan dan tidak memiliki visi yang jauh ke depan," ungkap Amien.

Mengenai pencalonan dirinya Amien mengaku siap maju jika rakyat menginginkan dirinya maju ke kursi RI 1. Amien berjanji tidak akan mengecewakan rakyat.

"Tapi jika rakyat tidak memerlukan, ngapain saya mencalonkan diri dan pasang iklan," jelasnya.

Mengenai konflik caleg di tubuh PAN, Amien menyerahkan semuanya pada pengurus partai. Menurutnya ia tidak berwenang karena dirinya hanya penasihat. Namun ia mengaku akan diadakan pembicaraan dari hati ke hati untuk menyelesaikan masalah ini.

"Ini lumrah ada gesekan antarkader. Mudah-mudahan ada solusi yang manis," harapnya.


(rdf/nrl)


Berita Terkait