Juru Bicara Komite Bangkit Indonesia (KBI) Adhie Massardi mengungkapkan, Artalyta merupakan konglomerat yang reputasinya baik sebelum terkena kasus suap jaksa Urip Tri Gunawan.
"Dia kan orang yang luwes dan supel. Dia juga termasuk kalangan jetset di Indonesia yang reputasinya bagus," kata Adhie kepada detikcom, Kamis (21/8/2008).
Kedekatan Artalyta sebagai konglomerat dengan politisi, lanjut Adhie, karena politik memang mendekati sumber uang. "Kondisi politik kita tidak sehat. Politisi dekat dengan yang punya uang, politik kita high cost," jelas pria yang dulu menjadi juru bicara Gus Dur ini.
Menurut Adhie, Artalyta kenal dengan semua petinggi di negeri ini termasuk SBY. Adhie mengetahui itu dari Artalyta yang sempat diangkat menjadi bendahara PKB. "Dia cerita-cerita," kata Adhie.
Dijelaskan Adhie, pada acara pernikahan anak Artalyta, pejabat wajib hadir ke acara yang berlangsung pada April 2007 itu.
"Mereka memerlukan untuk datang. Penting untuk datang ke acara mantu Bu Ayin. Karena bersahabat, nggak enak kalau nggak datang," tandasnya.
Sebelum pernikahan itu, menurut Adhie, SBY sudah dekat dengan Artalyta. Buktinya Artalytalah yang mengatur pertemuan SBY yang waktu itu menjadi capres Partai Demokrat dengan Gus Dur. Pertemuan terjadi menjelang Pilpres 2004. SBY datang ke rumah Gus Dur untuk meminta dukungan dengan diantar Artalyta.Pada 1 Juli 2008, Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng membantah Ani SBY mengenal Ayin. Saat itu foto SBY menghadiri pernikahan anak Artalyta belum tersebar. Kini setelah foto tersebut tersebar, Andi menyatakan, Presiden bisa saja mengenal banyak orang dan dikenal banyak orang. Tapi Presiden tidak bisa mengontrol perilaku setiap orang. (nik/iy)











































