Aksi penyanderaan yang berlangsung, Selasa (19/8/200) itu merupakan bagian dari demonstrasi yang dilakukan puluhan kader PDIP di Kantor PDIP Medan, Jl. Sekip Baru, Medan. Massa merupakan kader dari pimpinan anak cabang PDIP di Medan.
Massa mengaku kecewa dengan hasil penetapan nomor urut caleg yang sudah disampaikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan. Ada indikasi, kecurangan di internal partai dalam penetapan nomor tersebut dan berkaitan dengan permintaan uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Manurung, kedatangan mereka karena ingin bertemu dengan Ketua PDIP Medan Augus Napitupulu untuk menuntut penyelesaian masalah nomor urut caleg ini. Namun karena Napitupulu tidak ada, massa kemudian tidak mengizinkan Arifin keluar dari kantor sebelum Napitupulu datang.
Sementara menunggu Napitupulu datang, mereka kemudian mulai membakar ban bekas dan memacetkan jalan. Aksi itu masih berlangsung hingga saat ini. (rul/asy)











































