Peringatan tahunan itu disiarkan stasiun televisi secara nasional dan dihadiri oleh Kaisar Jepang, Akihito.
"Negara ini menimbulkan kerusakan dan kepedihan signifikan di banyak negara, khususnya pada rakyat di negara-negara Asia," kata Fukuda seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (15/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fukuda memang dikenal akan pandangan-pandangan konsiliasinya mengenai isu-isu sejarah Jepang. Tidak seperti dua mantan PM Jepang sebelumnya, Fukuda tidak pergi ke kuil perang Yasukuni. Kuil tersebut dibangun sebagai tempat menghormati para tentara Jepang yang tewas dalam perang 63 tahun silam.
Kunjungan pemimpin Jepang ke kuil tersebut dianggap sebagai bentuk dukungan terhadap kekejaman pasukan Jepang semasa Perang Dunia II. Tidak ayal ketika mantan PM Junichiro Koizumi berkunjung ke Yasukuni, kecaman pun diarahkan ke Koizumi. Bahkan pemerintah China dan Korea Selatan menolak melakukan kontak tingkat tinggi dengan Jepang selama kepemimpinan Koizumi tahu 2001-2006.
(ita/iy)











































