Iran Balas Serang Pangkalan AS di Teluk, Drone MQ-9 Ditembak Jatuh!

Iran Balas Serang Pangkalan AS di Teluk, Drone MQ-9 Ditembak Jatuh!

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 10 Jun 2026 10:23 WIB
Kapal paramiliter Iran di Selat Hormuz (dok. NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Kapal paramiliter Iran di Selat Hormuz (dok. NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)
Teheran -

Markas besar militer Iran mengumumkan bahwa serangan telah dilancarkan terhadap sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat (AS) yang ada di kawasan Teluk pada Rabu (10/6) pagi waktu setempat. Teheran menyebut serangannya itu membalas serangan terbaru AS terhadap wilayah Iran bagian selatan.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) dalam pernyataan terpisah, seperti dilansir Anadolu Agency, Rabu (10/6/2026), mengklaim pasukannya telah menembak jatuh sebuah drone pengintai MQ-9 Reaper milik AS yang terdeteksi mengudara di wilayah udara Iran, tepatnya di Provinsi Bushehr bagian selatan.

IRGC juga mengklaim telah melancarkan serangan drone yang menargetkan pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain. Disebutkan oleh IRGC bahwa pasukan angkatan lautnya melancarkan serangan drone terhadap Armada Kelima AS pada Rabu (10/6) dini hari, sekitar 02.30 waktu setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bentrokan masih berlangsung," sebut IRGC dalam pernyataannya.

IRGC, dalam pernyataannya, juga memperingatkan bahwa serangan yang "lebih berat dan lebih luas" akan menyusul jika AS terus melakukan agresi terhadap Iran.

Baik markas besar militer Iran, yang secara resmi disebut Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, maupun IRGC sama-sama mengumumkan bahwa serangan-serangan mereka itu merupakan pembalasan terhadap gempuran AS yang menargetkan area-area di Jask, Sirik, dan Qeshm di wilayah selatan negara tersebut.

Teheran melaporkan bahwa serangan-serangan terbaru AS itu merusak sebuah menara telekomunikasi di Sirik dan menghancurkan dua tangki air di area distrik Bamani yang ada di kota Sirik.

Pernyataan militer Iran dan IRGC itu muncul setelah media-media lokal Teheran melaporkan rentetan ledakan dan serangan proyektil di beberapa area di Provinsi Hormozgan bagian selatan. Televisi pemerintah Iran kemudian melaporkan bahwa situasi di wilayah tersebut kini "hampir tenang".

Perkembangan situasi ini terjadi beberapa jam setelah Komando Pusat AS atau CENTCOM, yang mengawasi operasi militer AS di Timur Tengah, mengumumkan bahwa pasukannya telah menyelesaikan apa yang mereka sebut sebagai serangan "pertahanan diri" terhadap Iran.

CENTCOM, dalam pengumumannya, mengatakan bahwa jet-jet tempur AS menyerang sistem pertahanan udara dan situs radar Iran di dekat Selat Hormuz, sebagai respons atas ditembak jatuhnya sebuah helikopter Apache yang dioperasikan militer AS dalam insiden sebelumnya.

Lihat Video 'Iran Peringatkan AS: Tinggalkan Wilayah Kami Kalau Mau Aman!':

Halaman 2 dari 2
(nvc/imk)


Berita Terkait