Bangga Diundang Saksikan Pidato Kenegaraan SBY

Bangga Diundang Saksikan Pidato Kenegaraan SBY

- detikNews
Jumat, 15 Agu 2008 12:24 WIB
Bangga Diundang Saksikan Pidato Kenegaraan SBY
Jakarta - Bisa ikut Sidang Paripurna DPR untuk mendengarkan pidato kenegaraan Presiden SBY merupakan kesempatan emas. Tidak semua orang dapat kehormatan diundang khusus melihat langsung SBY.

Salah satunya Aning Azzahrah (17). Dia merupakan juara III Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) 2008. Siswi kelas III dari Madrasah Aliyah Negeri Yogyakarta ini mengusung judul penelitian 'Pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Piyungan, Yogyakarta sebagai sarana peningkatan perekonomian masyarakat sekitar'.

"Saya senang karena tidak semua orang dapat kehormatan seperti ini," ujar Aning kepada detikcom di sela-sela pidato SBY di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (15/8/2008).

Menurut Aning, LPIR 2008 memilih 36 finalis dari seluruh Indonesia. 6 Finalis dari Jogyakarta. Adapun kejuaraan dari LPIR ini dibagi dalam 5 pemenang. Juara I dari SMPN 1 Papua, Juara II dari SMAN Madiun, Juara Harapan I dari siswa SMAN 7 Yogyakarta, Juara Favorit dari SMAN 1 Yogyakarta.

Para pemenang diberikan hadiah yang menarik yakni untuk juara I, II, III, mendapatkan Tabanas masing-masing Rp 10 juta, Rp 7,5 juta, Rp 6 juta plus komputer dan beasiswa untuk melanjutkan ke jenjang sekolah yang lebih tinggi.

Aning bercita-cita menjadi dosen dengan berencana kuliah di UGM. Namun Aning berjanji akan tetap meneliti dan memberikan motivasi untuk adik kelas.

Harapannya setelah terpilih menjadi pemenang? "Bagi teman-teman mari kita meneliti, jangan hanya menggemborkan Olimpiade. Nyatanya LPIR juga sama dengan Olimpiade. Berkaryalah di negeri sendiri dulu, kalau sudah sukses jangan ke luar negeri," kata Aning.

Imam Fata N, kelas III SMAN 6 Yogyakarta hanya terpilih sebagai finalis LPIR. Namun dia senang berada di DPR. "Karena undangan khusus, tidak semua dapat," kata Imam.

Selain ke DPR, para peserta teladan juga diberikan kesempatan untuk menyaksikan acara upacara detik-detik Proklamasi di Istana pada 17 Agustus 2008 mendatang. Mereka direncanakan pulang Senin 18 Agustus 2008 dengan kereta api.

(nik/iy)


Berita Terkait