Para tamu undangan itu mendatangi bazar dadakan yang terletak di lobi antara ruangan Sidang Paripurna, Gedung Nusantara II dan III DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2008).
Stand yang ada berjumlah 30 menjual aneka kerajinan dan produk tanah air.
Beraneka jenis produk yang dijual mulai dari aksesoris, minuman, makanan, baju batik dan kerajinan khas Tasikmalaya, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampak juga kerajinan tangan khas Tasikmalaya berupa tas anyaman dengan kisaran harga Rp 80-100 ribu.
Namun tamu sidang lebih tertarik mengerubungi stand logo DPR yang menjual pin, gantungan kunci, dan topi. Harganya berkisar Rp 20-100 ribu.
Selain berbayar, dalam bazar ini juga ada produk gratis. Seperti kopi dari Nescafe, Indocafe, dan jus jeruk berlabel jus madu dari bunga kelengkeng.
Irfan, pedagang kerajinan Tasik, menyatakan, produk yang dijualnya di DPR tidak sama dengan yang dijual di Sarinah, Thamrin. "Kalau beli di sini diskon 10 persen," ujar Irfan.
(nik/iy)










































