Pemkot Blitar akan Datangkan Andaryoko

Pemkot Blitar akan Datangkan Andaryoko

- detikNews
Rabu, 13 Agu 2008 18:38 WIB
Pemkot Blitar akan Datangkan Andaryoko
Blitar - Untuk membuktikan kebenaran pengakuan Andaryoko sebagai Supriyadi, Pemkot Blitar akan segera mendatangkan dia ke Blitar. Tak hanya itu, pemkot juga akan mengundang sejarawan untuk menelusuri pengakauan Andaryoko, sehingga dapat dicari tahu fakta sebenarnya dari pengakuan tersebut.

Walikota Blitar Djarot Saiful Hidayat saat dikonfirmasi mengatakan hanya sejarawan yang dapat membuktikan kebenaran pengakuan Andaryoko sebagai Supriyadi asli. Bila memang nantinya terbukti Andaryoko sebagai sosok Supriyadi yang asli, maka hal tersebut merupakan fakta sejarah baru terutama bagi Kota Blitar.

"Selain Bung Karno, Supriyadi juga merupakan ikon sejarah Kota Blitar," terang Djarot pada wartawan di rumah dinasnya di Jalan Soeprijadi, Blitar Rabu (13/8/2008).

Untuk itu Pemkot akan segera melakukan penelusuran serta memfasilitasi pertemuan antara pihak keluarga Supriyadi di Blitar, eks PETA sebagai saksi sejarah, sejarawan serta Andaryoko Wisnu Prabu.

Kedatangan Andaryoko sebenarnya juga merupakan penjelasan bukti baru tentang fakta sejarah, yakni melakukan napak tilas di Blitar apalagi jika dia juga bisa menjelaskan perihal meletusnya pemberontakan PETA 1945 silam.

"chross check ini penting, untuk mengetahui kebenaran sejarah agar kontroversi seputar Supriyadi yang menghilang bisa menjawab," jelasnya.

Djarot menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengirimkan tim ke Semarang jika yang bersangkutan tidak bersedia berkunjung ke Blitar hingga akhirnya menceritakan kronologi Pemberontakan PETA saat itu dengan locus Blitar.

Kondisi sebaliknya jika hasil pengakuan dan penelusuran yang dilakukan nantinya tidak terbukti jika Andaryoko adalah Supriyadi yang asli, maka Pemkot tidak akan menempuh jalur hukum. Pemkot Blitar akan menyerahkan sepenuhnya pada pihak keluarga Supriyadi.

"Kami sebagai pemerintah berkepentingan untuk meluruskan sejarah dengan fakta yang ada demi generasi yang akan datang," pungkasnya.
(bdh/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads