Otopsi dilakukan pada Sabtu (09/8/2008). Dago diduga tewas setelah ditembak anggota jaringan teroris yang ditangkap di Palembang beberapa waktu lalu.
"Jadi setelah kita lakukan autopsi memang benar ada bekas luka tembak di kepalanya dari kiri menembus otak hingga ke kanan. Selain itu luka tembak tersebut dilakukan dari dekat oleh si pelaku," kata Ketua Tim Forensik RMSH Palembang dr Binsar Silalahi kepada pers.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampak Dodi dan Doris anak almarhum Dago memegang ponsel kamera mereka. Beberapa kali keduanya terlihat membidikkan ponsel kameranya ke jenazah Dago Simamora yang masih berada di dalam peti. Keduanya juga sempat merekam melalui video. (tw/ndr)










































