"Beliau memang menyatakan sebelumnya telah keluar dari MMI secara total, sehingga tidak alasan bagi kami untuk mengundang hadir," kata Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, Irfan S. Awwas seusai pembukaan Kongres MMI di Gedung Mandala Bakti Wanitama Jl Laksda Adisucipto Yogyakarta.
Acara pembukaan Kongres MMI itu dihadiri Ustad Jibril Abdurrahman alias Abu Jibril, anggota ahlul hali wal aqdi lainnya ustad M. Tholib, Farid Ma'ruf, anggota DPR RI, Ali Muchtar Ngabalin dan lain-lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang kami mendengar beliau mau membuat jamaah baru, silakan saja. Itu bagus-bagus saja," katanya.
Irfan menegaskan, ketidakhadiran Ba'asyir tidak akan mempengaruhi jalannya kongres. Sebab semua perwakilan di seluruh Indonesia akan hadir. Kongres 3 MMI akan berlangsung hingga Minggu 10 Agustus itu.
"Perwakilan seluruh Indonesia hadir, kecuali yang tidak hadir memang izin tidak bisa hadir," katanya.
Menurut Irfan, hingga saat ini belum ditentukan siapa yang bakal menggantikan Ba'asyir. Kongres masih harus menunggu hasil laporan seluruh perwakilan daerah dan wilayah. "Siapa saja calon yang akan diajukan jadi ahlul
hali wal aqdi nanti akan pilih," katanya.
Yang jelas, sambung Irfan, MMI tetap akan mengacu pada bentuk kepemimpinan lebih dari satu orang. Anggota ahlul hali wal aqdi minimal ada 7 orang. "Oh ya sistem anggota ahlul hali wal aqdi itu lebih dari satu orang.
Minimal ada 7 orang, lebihnya bisa ditambah menurut keperluan," pungkas Ifan. (bgs/djo)











































