Aksi itu dilakukan di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Jl. Diponegoro, Medan, seusai salat Jumat. Massa yang mengenakan seragam putih-putih tersebut mendapat kawalan sekitar 20 polisi dari Poltabes Medan.
Indra Suhairi yang memimpin demonstrasi ini menyatakan dalam orasinya, keberadaan Ahamdiyah merupakan upaya untuk memecah belah umat. Menggunakan simbol-simbol agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksi tersebut, massa membawa sebuah pick up yang membawa peralatan sound system dan sejumlah poster yang antara lain bertuliskan, "Bubarkan Ahmadiyah" dan "Jangan Alihkan Akar Persoalan, Bubarkan Ahmadiyah."
(rul/djo)











































