Hal ini dikatakan Irwandi Yusuf ketika konferensi pers usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Sekretariat Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (05/08/2008)
"Untuk Aceh, pintu pemekaran sudah dikunci," tutur gubernur pertama yang terpilih lewat jalur independen ini.
Menurut Irwandi, pemekaran wilayah di NAD hanya akan semakin memiskinkan wilayah yang akan dimekarkan. "Jika dimekarkan, daerah ini tidak akan dapat apa-apa dari dana provinsi. Berarti mereka akan langsung jadi daerah miskin," tuturnya.
Secara politik, menurut mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini, dirinya tidak mungkin mau NAD terpecah-pecah. "Aceh sudah berdiri sejak 700 tahun lalu, tidak mungkinlah Aceh saya mau pecah," ujar Irwandi.
Lebih lanjut, Irwandi menuturkan bahwa tuntutan untuk pemekaran semakin berkurang. "Isu pemekaran semakin menipis, hanya tinggal segelintir orang saja," katanya.
(gun/irw)











































