Pintu Pemekaran di Aceh Telah Terkunci

Pintu Pemekaran di Aceh Telah Terkunci

- detikNews
Selasa, 05 Agu 2008 23:14 WIB
Pintu Pemekaran di Aceh Telah Terkunci
Jakarta - Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Irwandi Yusuf menutup kemungkinan adanya pemekaran di wilayahnya. Selain dinilai menabrak undang-undang, tuntutan warga di Aceh pedalaman sudah semakin menipis.

Hal ini dikatakan Irwandi Yusuf ketika konferensi pers usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Sekretariat Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (05/08/2008)

"Untuk Aceh, pintu pemekaran sudah dikunci," tutur gubernur pertama yang terpilih lewat jalur independen ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Irwandi, pemekaran wilayah di NAD hanya akan semakin memiskinkan wilayah yang akan dimekarkan. "Jika dimekarkan, daerah ini tidak akan dapat apa-apa dari dana provinsi. Berarti mereka akan langsung jadi daerah miskin," tuturnya.

Secara politik, menurut mantan anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini, dirinya tidak mungkin mau NAD terpecah-pecah. "Aceh sudah berdiri sejak 700 tahun lalu, tidak mungkinlah Aceh saya mau pecah," ujar Irwandi.

Lebih lanjut, Irwandi menuturkan bahwa tuntutan untuk pemekaran semakin berkurang. "Isu pemekaran semakin menipis, hanya tinggal segelintir orang saja," katanya.
(gun/irw)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads