"Ada keinginan satu partai satu bank. Problemnya jumlah akuntan publik tidak memadai," ujar Ketua KPU Abdul Hafidz Ansyari saat jumpa pers di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (29/7/2008).
Menurut Abdul Hafidz, rencana itu dilakukan agar kampanye tidak dijadikan tempat pencucian uang. "Secara teknis nanti ada pertemuan lanjutan (dengan KPK)," katanya. (gus/iy)










































