Astri, warga Jl Sukamulya, Rt 3 Rw 3 No 2, Bogor, sesungguhnya sudah merasakan sakit yang amat sangat pada Jumat 25 Juli 2008 malam. Dia mengalami pendarahan. Namun karena dana yang minim, dia hanya bisa berdoa.
Sakit yang dialaminya tidak berkurang. Pada Minggu dinihari, sekitar pukul 01.00 WIB, Astri meminta suaminya memanggil dukun beranak. Padahal usia kandungannya baru 8 bulan 1 minggu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebahagian Dede dan Astri berubah menjadi kegalauan ketika melihat perut bagian kiri, dekat pusar, usus bayi yang masih merah tersebut terburai. Terdapat lubang di bagian perut tersebut.
"Saat ini bayinya hanya ditidurkan di tempat tidur. Di atasnya diberi penerangan lampu seadanya. Perut si bayi sudah diperban," cerita Dian lagi.
(ana/gah)
