Sempat terjadi sedikit penyerangan. Namun setelah aparat menembakkan gas air mata ke arah asrama, warga pun kembali menjauhi asrama yang tampak gelap gulita tersebut. Asrama tersebut akhirnya diberi police line oleh aparat.
Warga yang terkena gas air mata tampak bersin-bersin. Tak sedikit di antara mereka yang merasakan pedih di mata.
Pantauan detikcom, Minggu (27/7/2008) Pukul 01:30 WIB, Pengamanan dari kepolisian masih diperketat. Selain didatangkan tiga kompi dari Polda Metro Jaya, keamanan juga dibantu oleh Polres dan Polsek se-Jakarta Timur.
Warga yang masih kesal karena disemprot gas air mata juga tampak mencoret-coret pagar. Kondisi sudah mulai agak tenang meskipun masyarakat masih berkerumun. (anw/anw)











































