Beruntung, api tidak membakar asrama yang sebelumnya juga sudah dirusak tersebut.
Pantauan dertikcom, MInggu (27/7/2008) pukul 00:00 WIB, bom molotov dilempar oleh salah Seorang warga yang berada di antara kerumunan massa yang jumlahnya mencapai 500-an orang.
Namun, setelah satu kompi aparat keamanan dari Polda Metro Jaya datang, massa tidak lagi melempar bom molotov. Namun mereka masih berkerumun di depan asrama putri tersebut. (anw/anw)











































