Keluarga Ryan yang terdiri dari 7 orang itu tiba di Mapolda Jawa Timur, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (22/7/2008) pukul 12.00 WIB. Mereka tiba di Surabaya telah menumpang mobil Mitsubishi L 300 warna merah no po W 2452 ZC dari Jombang. Mereka terdiri dari ibu kandung Ryan, Kasiyatun dan 6 kerabatnya.
Meski telah tiba di Mapolda pukul 12.00 WIB, Kasiyatun dan kerabatnya baru bisa menjenguk Ryan sekitar pukul 15.00 WIB. "Tidak semua bisa masuk sekaligus, karena harus gantian. Tiga orang tiga orang," ujar perempuan yang kira-kira berumur 35 tahun yang tidak mau menyebutkan namanya dan hanya mengaku sebagai kerabat Ryan itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia tidak menyangka Ryan bisa berbuat nekat seperti itu. "Kok bisa ya ..mungkin terkena bisikan setan. Padahal selama ini anaknya baik, guru senam dan juga guru mengaji. Seluruh tetangga juga bingung, kok bisa begitu," tutur dia sedih.
Rombongan keluarga Ryan ini baru meninggalkan Mapolda Jatim sekitar pukul 19.15 WIB. Sementara Kasiyatun tidak mejawab pertanyaan para wartawan terkait kondisi dan perilaku Ryan. Saat berjalan menuju mobil Mitsubishi L 300 yang diparkir di samping gedung Direskrim Polda Jatim, Kasiyatun hanya tertunduk. Kerudung hitamnya ditarik ke bawah untuk menghindari wajahnya agar tidak difoto oleh wartawan. (asy/gah)











































