Kejadian itu cukup mengagetkan warga. Mereka segera membawa mayat perempuan itu ke RS Panti Wilasa yang letaknya tak jauh dari lokasi kebakaran.
Tak jelas betul siapa penemu mayat tersebut. Namun yang jelas, dari informasi yang dihimpun detikcom, mayat itu tertindih reruntuhan bangunan. Sekujur tubuhnya tampak gosong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari hasil penelusuran, mayat itu adalah istri Hudi, Monah (41). Hudi sendiri, saat ini, juga tengah dirawat di RS yang sama karena mengalami luka bakar.
Rumah Hudi yang juga tempat usaha sablon dituding sebagai ihwal munculnya api. "Kabarnya, dia (Hudi) merokok saat menuang minyak tiner. Entah bagaimana percikan rokok bisa membakar minyak itu," kata seorang warga yang tak bersedia disebutkan namanya.
Kebakaran itu membuat warga panik. Apalagi bagi mereka yang rumahnya dekat dengan lokasi. Api padam tiga jam setelah kebakaran terjadi berkat perjuangan keras warga dan petugas pemadam. (try/djo)











































