Sjamsul Nursalim Minta Artalyta Pantau Berita Pemanggilan

Sjamsul Nursalim Minta Artalyta Pantau Berita Pemanggilan

- detikNews
Kamis, 17 Jul 2008 20:00 WIB
Sjamsul Nursalim Minta Artalyta Pantau Berita Pemanggilan
Jakarta - Artalyta Suryani dengan keluarga konglomerat Sjamsul Nursalim juga bertetangga di Singapura. Saat berkunjung ke Singapura, Artalyta alias Ayin diminta memantau kabar pemanggilan Kejagung terhadap Sjamsul.

"Saya kalau ke Singapura, rumah saya juga dekat dengan beliau (Sjamsul). Rumah saya berdekatan dan saya juga dekat dengan Ibu (Itjih Nursalim, istri Sjamsul)," kata Artalyta.

Dia menyampaikan hal itu sebagai saksi dalam sidang kasus suap jaksa Urip Tri Gunawan di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Artalyta, dia bertemu Sjamsul saat bos BDNI itu baru pulang dari Jepang untuk menjalani pengobatan. "Waktu saya ke Singapura, saya ngobrol sepintas saya kasih tahu sama beliau, saya baca di internet katanya Bapak mau dipanggil," ujar wanita yang akrab disapa Ayin ini.

Saat itu, Sjamsul merasa tidak terima. "Lho untuk apa, saya kan sudah selesai. Saya kan sudah (dapat) SKL (surat keterangan lunas)," kata Artalyta menirukan Sjamsul.

Sjamsul pun meminta Artalyta untuk selalu memantau perkembangan kasus BLBI II. Jika ada panggilan untuk Sjamsul, Itjih Nursalim memintanya untuk mengirimkan ke Adnan Buyung Nasution.

Temui Kemas

Setelah tiba kembali di Indonesia, Artalyta lantas mengkonfirmasi soal pemanggilan Sjamsul kepada Kemas Yahya Rahman yang saat itu menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus). "Kebetulan saya sudah kenal lama. Jadi saya coba saja langsung ke Gedung Bundar," ujar Artalyta.

Hakim ketua Teguh Haryanto meminta Artalyta mempertegas keterangannya. "Apa itu Gedung Bundar? Saya tidak tahu. Apa di Senayan? Kayaknya banyak gedung bundar di Jakarta," tanya Teguh.

"Maksudnya Gedung Bundar Kejaksaan Agung yang Mulia," jawab Artalyta.

Kemas, lanjut Artalyta, kemudian menyuruhnya bertanya langsung kepada M Salim yang saat itu menjabat Direktur Penyidikan pada Jampidsus.

Artalyta mengaku terus memantau perkembangan penyelidikan kasus BLBI Sjamsul Nursalim melalui internet. Saat dia mendapat informasi Sjamsul akan dipanggil lagi, dia pun melapor kepada Itjih Nursalim.

"Saya baru lihat di internet, di detikcom. Lalu pas ibu (Itjih) datang, saya bilang, 'Bu, saya sudah ketemu Pak Kemas. Ibu bilang, ya sudah, nanti kalau undangan datang, kasih saja ke Buyung," kata Artalyta menirukan Itjih. (fiq/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini