"Sangat mudah untuk membuktikan itu adalah bencana alam, yakni semacam 'black box' yang berisi parameter mengenai pengeboran," ujar ahli pengeboran yang juga mantan wakil Dirut Pertamina, Mustika Saleh, saat mendampingi warga korban lumpur Lapindo di Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Senin (14/7/2008).
Mustika menjelaskan, alat ini seperti yang terdapat di pesawat. Semua data pengeboran dicatat dalam alat khusus ini. Ia juga menjelaskan saat ini black box tersebut berada di Polda Jatim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Black box itu tidak bisa bohong, saya baru tahu sekarang," ujar Ritonga.
Ritonga menambahkan, bila 'black box' pengeboran ini dapat diungkap isinya, penyebab lumpur Lapindo menjadi jelas. (rdf/gah)











































