Pria Berkutang Menyusup ke Acara Pelantikan Dubes di Istana

Pria Berkutang Menyusup ke Acara Pelantikan Dubes di Istana

- detikNews
Senin, 14 Jul 2008 15:58 WIB
Pria Berkutang Menyusup ke Acara Pelantikan Dubes di Istana
Jakarta - Raut wajah polos dan niat lugu ternyata sangat efektif untuk menembus ketatnya penjagaan. Setidaknya hal ini terjadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Kejadian terungkap dari tertangkapnya seorang pria di tengah acara pelantikan Dubes RI untuk Myanmar di Istana Negara, Jalan Veteran,  Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (14/7/2008) pukul 14.00 WIB.

Si pria yang belum diketahui identitasnya itu digelandang Pasukan Pengamanan Presiden (Paspamres) ke luar ruangan karena hanya mengenakan atasan kaos kutang dan sandal, yang tidak sesuai dengan aturan protokoler istana.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapa kamu! Mau apa kamu!" hardik Paspamres sambil mencekal lengan si pria itu.

"Mau nonton Pak" jawab si pria itu.

"Masuk darimana kamu?" kata Paspampres sambil menyeret si pria ke luar ruangan.

"Dari arah sana Pak," kata pria itu sambil menunjuk ke arah pintu masuk samping Istana Kepresidenan yang berada di sebelah Masjid Baitul Rahman, yang berhadapan dengan Jalan Medan Merdeka Utara.

Diduga pria ini bisa lolos dari pengawasan karena nebeng ke dalam rombongan wartawan memasuki istana negara. Tetapi, entah bagaimana, petugas yang berjaga di pintu masuk Istana Negara tidak memperhatikan pria tersebut. Sehingga pria itu lolos melenggang sampai ke dalam aula acara, tempat pelantikan Dubes RI untuk Myanmar.

Keberadaan pria yang berusia sekitar awal 30-tahun itu, baru diketahui hanya beberapa detik sebelum Presiden SBY memasuki ruang acara. Pria itu digelandang keluar tepat saat acara pelantikan dimulai.

Komandan Paspampres Mayjen Suwarno ketika dikonfimrasi mengenai kejadian ini, mengaku belum mendapat laporan lengkap. Dia masih menunggu konfirmasi dari komandan grup Paspamres yang sedang bertugas, baru setelah itu  bisa memberikan keterangannya.

"Saya belum mendapat laporan dari komandan grup. Nanti setelah ada konfirmasi saya kabari lagi," ujar Suwarno ketika dihubungi wartawan. (nwk/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini