Dikatakan Barak, aksi militer memang merupakan pilihan terakhir. Namun di masa lalu Israel telah membuktikan tidak akan ragu menyerang jika kepentingan keamanan vitalnya terancam.
"Saat ini, fokusnya adalah sanksi internasional dan aktivitas diplomasi yang gencar dan cara-cara ini telah digunakan," kata Barak seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (11/7/2008).
"Israel negara terkuat di wilayah ini dan telah membuktikan di masa lalu kalau Israel tidak takut mengambil tindakan ketika kepentingan keamanan vitalnya terancam," imbuh petinggi negeri Yahudi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(ita/ana)











































