Awalnya, harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) bertubuh besar itu menyeruak tiba-tiba dari semak-semak yang tidak jauh dari kantor Pertamina. Lantas, dengan mengaum, harimau sumatera tersebut jalan dengan gagah menerobos masuk kantor dan mengamuk.
"Karyawan langsung lari berhamburan panik. Untungnya suara harimau sudah terdengar jadi karyawan masih bisa kabur," kata Arlisman, Camat Subak Auh, Siak, Riau kepada wartawan, Rabu (9/7/2008).
Lokasi kantor yang jauh dari perumahan penduduk itu memang dikelilingi semak yang menyambung dengan hutan. Sekitar 10 meter di belakang kantor, rimbunan semak padat menutupi pandangan hingga ke hutan. Kecamatan itu sendiri berjarak 150 kilometer di timur Pekanbaru.
"Sekarang harimau itu dikunci (di kantor) dari luar," ujarnya.
Rencananya, harimau liar tersebut akan ditembak bius untuk melumpuhkan. Namun tidak malam ini, karena masih menunggu Balai Konservasi Sumber Daya Alam Propinsi Riau.
"Yang penting malam ini nggak loncat dulu," pungkasnya. (Ari/nwk)











































