"Saya memiliki cukup bukti dan saksi-saksi," ujar Anwar seperti diberitakan The Star, Rabu (2/7/2008).
Anwar menyampaikan hal itu dalam jumpa pers di Kantor Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) Malaysia yang berlangsung Selasa 1 Juli 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu, polisi mengambil buku harian saya dan tidak pernah mengembalikannya. Kita pun sulit mengingat apa yang terjadi beberapa tahun lalu. Kali ini, semuanya masih segar dalam ingatan saya. Dan di sana ada catatan harian dan saksi-saksi," beber pria 61 tahun ini.
Dengan tegas, Anwar menyatakan dirinya tidak akan menyerah. Pria berkacamata itu akan melawan segala tuduhan yang menurutnya tak lebih sebagai konspirasi kotor.
"Saya akan melawan dengan keras dan efektif, karena ini adalah konspirasi kotor yang kedua," ujarnya.
Pada tahun 1998, Anwar pernah dijebloskan ke penjara oleh Perdana Menteri Malaysia saat itu, Dr Mahathir Mohamad, dengan tuduhan melakukan sodomi dan korupsi. Namun, belakangan tuduhan sodomi itu tidak terbukti. (fiq/ken)











































