"Surat teguran tertulis yang ditandatangani ketua dan sekretaris FPG sudah saya terima. Surat tersebut terkait sikap saya yang gigih mendukung hak angket. Sementara fraksi saya tidak mendukung," kata Yuddi kepada detikcom, Rabu (2/7/2008).
Menurut anggota Komisi I DPR ini, jika sikapnya yang keras kapala mendukung hak angket sebagai bentuk penghargaan terhadap hak terhadap aspirasi rakyat dikenai sanksi, Yuddi ikhlas menerimanya. Sikapnya, imbuh Yuddi, bukanlah manuver politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya dalam sidang paripurna DPR dengan agenda pengambilan keputusan hak angket kenaikan harga BBM, Yuddi-lah satu-satunya anggota FPG yang berdiri mendukung. Sementara semua anggota FPG yang hadir menolak usul hak angket. (nwk/nrl)











































