Noxa Menggebrak di Tuska Metal Festival, Finlandia

Laporan dari Helsinki

Noxa Menggebrak di Tuska Metal Festival, Finlandia

- detikNews
Rabu, 02 Jul 2008 01:03 WIB
Noxa Menggebrak di Tuska Metal Festival, Finlandia
Helsinki - Musisi Indonesia kembali unjuk gigi di mancanegara. Grinders muda Noxa berawak Robin, Ade, Dipa dan Tony menggebrak di Tuska Open Air Metal Festival 2008, Helsinki, Finlandia.

Selama 50 menit Noxa menggoyang publik penyembah musik metal yang datang dari berbagai negara. Namun karena publik histeris meminta tambahan lagi, Noxa dengan senang hati memperpanjang aksi mereka.

Noxa dengan Robin Hutagaol (drums), Ade Himerno Adnis (gitar), N.N. Dipa Biomantara (bass) dan Tony C. Pangemanan (vocal) hadir mempromosikan musik dan kebudayaan Indonesia atas undangan panitia festival, Finnish Metal Event Oy, Korfungsi Pensosbud KBRI Helsinki Azzah Murad kepada detikcom menuturkan hari ini, Selasa (1/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka satu line up dengan partisipan dari 11 negara, antara lain Nile, Slayer, Killswitch Engage, Job For A Cowboy, Dying Fetus (AS), Dimmu Borgir (Norwegia), Carcass (Inggris), Sonata Arctica, Amon Amarth, Entombed, Kalmah, Dream Evil (Swedia), Mokoma, Kreator (Jerman), Stam1na, Behemoth (Polandia), Primordial (Irlandia), The Sorrow (Austria), serta grup metal setempat: Kiuas, Korpiklaani, Ghost Brigade, Discard.

Kehadiran Noxa di festival musik metal tahunan paling bergengsi itu mendapat dukungan penuh dari Dubes Harry Purwanto dan staf KBRI Helsinki yang hadir langsung ke lokasi.

Noxa merupakan grup musik metal pertama dari Asia yang tampil dalam festival di lapangan terbuka selama 3 hari (27-29/6/2008) itu. Menurut panitia, publik yang membanjiri festival tercatat 44.000 orang dan seluruh tiket sold out.

Partisipasi Noxa menyedot perhatian publik dan media massa setempat, di antaranya Finlandia SK, Helsingin Sanomat, SK Six Degrees, ILKKA, SK Kirkko ja Kaaupunki, Majalah Pop Inferno dan TV YPE kanal 1 milik pemerintah.

Selain performanya tak kalah dari grup metal Barat, Noxa terutama menonjol dengan misi unjuk kebhinnekaan dan multikulturalisme Indonesia dengan komposisi yang beragam suku dan agama. Robin (Tapanuli, Kristen), Ade (Jawa, Muslim), Dipa (Bali, Hindu) dan Tony (Sulawesi, Buddha). Kebetulan isu multikulturalisme ini sedang hangat menjadi wacana di Eropa.

Dalam wawancara dengan media mereka juga selalu menegaskan bahwa mereka adalah orang-orang yangย  membenci korupsi dan prihatin pada kemiskinan.

Melalui Noxa mereka ingin memperlihatkan pada masyarakat dunia bahwa masyarakat dengan suku dan agama berbeda dapat bersatu dan saling memperkuat untuk melawan dunia yang salah. (es/es)


Berita Terkait