Kepala Dusun Antara, Desa Semi Antara, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah, NAD ini, diserang enam orang bersenjata pistol dan AK 47 di rumahnya, Senin dinihari (30/7/2008) sekitar pukul 02.30 WIB.
Akibat penyerangan ini, Ardiansyah mengalami luka dua tembak pada bagian paha bagian kanan dan satu di daerah pinggul sebelah kanan. Sedangkan isteri korban yang sedang hamil 5 bulan, Salmiati, 29 tahun, tewas di tempat terkena peluru pihak bersenjata. Beruntung, dua anak korban selamat dari penyerangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Humas RS Adam Malik Medan Sinar Ginting mengatakan, ketiga luka tembak Ardiansyah tembus semua. Dari bentuk luka, korban ditembak dari bagian depan hingga tembus kebelakang.
"Tim dokter bedah tidak menemukan proyektil peluru di dalam. Semuanya tembus," kata Sinar.
Perawatan Ardiansyah di RS Adam Malik Medan mendapat pengawalan ketat, baik oleh security rumahsakit maupun aparat kepoisian berpakaian preman.
(rul/djo)











































