Hal itu diungkapkan Kepala Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Hartomo kepada wartawan di kantornya Jl Lempuyangan No 1 Yogyakarta, Senin (30/8/2008).
"Adanya jalur ganda sepanjang 120 km itu membuat jadwal kedatangan KA semakin cepat dan lancar. Tidak ada keterlambatan akibat persilangan kereta," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keterlambatan KA saat ini dapat diminimalkan. Selain itu, perubahan jadwal itu karena tuntutan pengguna KA yang semakin meningkat," katanya.
Menurut dia, untuk jadwal keberangkatan KA eksekutif Argo Lawu dan Argo Dwipangga dari Stasiun Solo Balapan tetap tidak berubah pukul 08.00 WIB dan 21.00 WIB. Demikian pula KA eksekutif Taksaka dari Stasiun Tugu Yogyakarta juga tidak
mengalami perubahan.
"Setelah ada double track KA Argolawu semakin cepat jarak tempuhnya dari 8,5 jam menjadi 8 jam. Sedang KA Taksaka juga dapat mengurangi rata-rata keterlambatan 40 menit," katanya.
Jadwal keberangkatan KA yang berubah di antaranya KA Sancaka tujuan Surabaya, berangkat dari Stasiun Tugu pukul 08.00 WIB dimajukan menjadi pukul 07.30 WB. KA ekonomi Progo dari Stasiun Lempuyangan dari pukul 17.00 WIB menjadi pukul 16.45 WIB. Sedang KA ekonomi Bengawan jurusan Solo-Tanah Abang berangkat dari Stasiun Lempuyangan pukul 19.00 berubah menjadi pukul 18.10 WIB.
Hartomo menambahkan selain prubahan jadwal keberangkatan dan kedatangan, PT KAI juga akan melakukan perubahan tarif untuk KA kelas bisnis dan eksekutif. Namun untuk kelas ekonomi tidak ada perubahan tarif.
"Rata-rata kelas bisnis dan eksekutif naik antara 6-9 persen atau 20 ribu," pungkas Hartomo. (bgs/djo)











































