Menurut Kapuspen TNI Sagoem Tamboen, lock box adalah semacam alat untuk menyimpan data-data pemeliharaan yang di hanggar. Penggunaan kotak ini sudah sesuai dengan standar militer.
"Kalau di pesawat militer tidak menggunakan black box, tapi lock box. Tidak seperti pesawat komersial," kataย Kapuspen TNI Marsekal TNI Sagoem Tamboen di Hanggar Skuadorn 17 Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (29/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan bentuk panitia penyelidik keselamatan pesawat terbang untuk Casa 212. Targetnya batas waktu sampai 3 bulan," katanya.
Menurut dia, kerja panitia penyelidik itu akan bergantung pada lock box. Kotak itu kini masih terus diselidiki guna mengungkap detik-detik terakhir percakapan di kokpit pesawat sebelum terjadi kecelakaan tersebut.
"Kita mengumpulkan bahan-bahan untuk penyelidikan. Lock Box sudah ditemukan. Kita bisa mendapat data," papar Sagoem Tamboen.
Sagoem Tamboen menjelaskan, saat ini pihak tim dokter TNI RSPAU tengah berkonsentrasi pada identifikasi 6 korban sipil. 6 korban itu merupakan 3 WNI dan 3 WNA.
"Saya harapkan dokter secepat mungkin mengidentifikasi korban," ujar Sagoem. (ken/Ari)











































