Syafi'i Ma'arif: Awas Demonstrasi Jadi Mata Pencaharian

Syafi'i Ma'arif: Awas Demonstrasi Jadi Mata Pencaharian

- detikNews
Rabu, 25 Jun 2008 15:47 WIB
Jakarta - Banyaknya aksi demonstrasi akhir-akhir ini dikhawatirkan akan menjadi ajang bisnis. Ditakutkan nantinya akan ada orang-orang yang khusus bekerja sebagai demonstran.

"Kalau demo terus-terusan takutnya demo itu jadi mata pencaharian," ujar mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif, dalam diskusi publik 'Mengaudit Indonesia' di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (25/6/2008).

Syafi'i menjelaskan saat ini kondisi Indonesia sedang keruh. Banyak orang yang mengambil kesempatan dalam kesempitan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia dihadapkan pada mental ikan lele artinya kalau keruh airnya, makannya banyak," jelasnya.

Syafi'i juga menyayangkan ditabraknya Arpianto oleh seorang polisi. Namun dia juga mengimbau mahasiswa pun harus menahan diri agar tidak bertindak anarkis.

"Menurut saya itu keterlaluan, jangan terjadi lagi. Mahasiswa juga harus bersabar, jangan beringas," ungkapnya.

Syafi'i meminta agar polisi tersebut diadili dan dipecat. Dia juga mempertanyakan nilai nyawa seorang manusia di Indonesia.

"Masa nyawa orang begitu gampang, tapi nyawa Munir juga gampang ya?" tanyanya pada wartawan.

(rdf/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini