"Pada saat di Semanggi kita memang posisi mundur. Kita tetap melakukan aksi, kita hanya bertahan, cuma kalau ada niat membuat Semanggi III, aku tidak tahu," kata Ketua Panitia Nasional Tali Geni Jeffri Silalahi kepada detikcom ditemui di RS UKI, Jl Letjen Sutoyo, Jakarta, Rabu (25/6/2008).
Menurut Jeffri, kerusuhan di depan Gedung DPR, Jl Gatot Subroto, pada Selasa 24 Juni tidak direncanakan. Semuanya spontanitas pendemo karena menerima pentungan dan pukulan dari polisi. "Akhirnya kawan-kawan marah," kata Jeffry.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat berbincang dengan detikcom, Jeffri menegaskan bahwa aksi di depan Gedung DPR murni menolak kenaikan BBM dan meminta agar insiden Unas segera diusut dan meminta pertanggungjawaban SBY-JK. Mereka menolak tindakan mereka itu disebut anarkis.
"Yang lebih anarkis SBY mengeluarkan kebijakan semaunya. Jadi halal bagi kita untuk melawan dengan berbagai cara," tegas Jeffri.
(ana/nrl)











































