"Keputusan kami tetap mendukung hak angket. Ini penting karena kebijakan itu membuat rakyat semakin sulit," ujar Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo di sela-sela rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6/2008).
Meski demikian, Tjahjo mengaku pesimistis hak angket dapat lolos karena dalam waktu yang bersamaan FPKS mempelopori penggunaan hak interpelasi. Apalagi dia mendengar beberapa fraksi besar pendukung pemerintah juga akan mendukung hak interpelasi daripada hak angket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak kalangan memprediksi hak angket akan rontok karena hanya didukung oleh FPDIP dan FKB. Sementara partai-partai pendukung pmerintah cenderung memilih hak interpelasi. Cara ini dinilai sebagai strategi untuk menolak keduanya. (nik/nrl)











































