Dalam aksinya para petani dan pekerja memasang poster Sofyan Djalil, namun diplesetkan menjadi 'Sofyan Anak Jahil, turunkan dari Menneg BUMN'.
"Kami masih bisa memenuhi produksi yang dibutuhkan, kami tidak ingin ada KSO. Kami juga tidak ingin direksi baru karena direksi lama sudah baik," ujar jubir aksi Sumardi di sela-sela orasinya di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (19/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 11.00 WIB, belum ada anggota Dewan yang berencana menemui perwakilan aksi. Massa yang mengenakan ikat kepala merah putih dan membawa aneka poster berisi tuntutan mereka ini masih melakukan orasi di depan gerbang DPR.
Arus lalu lintas di depan Gedung DPR RI tampak normal, sekitar 20 petugas kepolisan mengawal aksi tersebut.
(rdf/nrl)











































