Salah satu korban, Usup, sehari-harinya berjualan mie ayam di Bandung. Usup biasa membawa oleh-oleh kaki ayam untuk dimakan bersama keluarganya, bahkan dibagikan kepada para tetangganya. Namun kali ini, Usup dan keluarganya mengalami keracunan setelah menyantap ceker yang dibawanya.
"Biasanya nggak begini. Tapi setelah makan kaki ayam, saya dan keluarga merasa pusing-pusing, mual dan muntah. Tetangga saya pun sama," kata Usup di Desa Banjarwangi, Kecamatan Banjarwangi, Garut, Jawa Barat, Selasa (17/6/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seluruh korban saat ini kondisinya cukup baik. Tinggal melakukan pemulihan saja karena mereka masih merasakan pusing-pusing," kata Kepala Puskesmas Banjarwangi, dr Desti Kusmardiyanti.
Desti menjelaskan, pihaknya sudah mengambil sampel kaki ayam untuk diperiksa di laboratorium. Namun hasilnya baru akan diketahui minggu depan.
(Mansyur Hidayat/fiq)











































