"Besok (hari ini) pihak FPI pukul 10.00 WIB akan mendatangi Polda untuk mengajukan bukti baru bahwa insiden itu direkayasa. Ada foto video dari FPI. Yang paling gawat ada yang bawa senjata api dan 1 butir peluru," ujar kuasa hukum FPI Mahendradata di Markas FPI, Jl Petamburan III, Slipi, Jakarta Barat, Senin (2/6/2007) malam.
"Kita minta polisi bertindak profesional terhadap tindakan kriminal, tidak melihat dari pihak mana. Besok yang kita sampaikan bukan omongan, tapi laporan beserta saksi dan alat bukti video," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelum melakukan orasi mereka melakukan penghinaan, mengatakan laskar setan dan laskar kafir," jelas Mahendradata yang juga anggota Tim Pengacara Muslim (TPM) itu.
Mengenai kedatangan polisi ke markas FPI, Mahendradata mengatakan hanya untuk melakukan penyelidikan. Polisi belum menetapkan tersangka maupun menangkap anggota FPI.
"Belum ada tersangka, sebab tarafnya baru penyelidikan," imbuhnya.
(irw/irw)










































