"Saya sedih, kenapa sebrutal itu. Saya mendukung Gus Dur mendukung pembubaran FPI, organisasi itu," kata Mbah Tardjo kepada detikcom di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2008).
Menurutnya, bukti-bukti penyerangan fisik yang dilakukan FPI tidak diragukan lagi. Sehingga polisi tidak dapat beralasan untuk membiarkan para pelakunya.
Apalagi, kata politisi PDIP itu, aksi FPI dilakukan secara terang-terangan di siang bolong. "Polisi sudah tahu ada rekamannya. polisi harus tegas, jangan tinggal diam. Usut tuntas," kata politisi gaek ini.
Sekitar 500 orang yang memakai atribut FPI menyerang aktivis Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKK-BB) yang sedang memperingati Hari Lahir Pancasila di Monas. Sejumlah aktivis AKK-BB mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. FPI menuding AKK-BB mendukung Ahmadiyah. (irw/nrl)











































