"Ini disuruh bagikan oleh Ibu (Artalyta)," kata seorang anak muda yang menjaga kotak-kotak tersebut, di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (2/6/2008).
Roti-roti tersebut memiliki berbagai rasa. Ada yang pakai keju, ada yang pakai abon dan ada coklat. "Saya dapat yang abon," celetuk seorang pengunjung sidang sambil mengunyah rotinya. Hmmm... Nikmat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tampak dalam ruang sidang, sejak pukul 09.00 WIB, pengacara Artalyta yang dipimpin OC Kaligis telah hadir. Artalyta yang mengenakan pakaian serba berwarna coklat masih duduk di ruang terdakwa. Tersenyum manis seperti biasa ketika dilihat wartawan.
(aba/ana)











































