"Kebijakan itu merupakan taktik akal-akalan SBY-JK yang berfikir secara panik menyikapi aksi mahasiswa yang terus menguat dan tidak bisa dibendung sehingga dimunculkan program BKM," ujar perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat (FPR) Eko Nugroho.
Hal itu dikatakan dia saat jumpa pers di Jl Mampang Prapatan XI, Jakarta Selatan, Jumat (30/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintah hanya berjanji menyalurkan BLT saja," tegas Eko.
Meski sadar bahwa banyak juga mahasiswa yang tidak mampu secara finasial, FPR mengajak mahasiswa di seluruh Indonesia untuk menolak BKM ini.
"Sangat tidak bermoral bila mahasiswa menerima suap dalam bentuk BKM ini di tengah penderitaan rakyat yang lebih besar," pungkasnya. (ana/ana)











































