Permintaan itu disampaikan anggota DPR Priyo Budi Santoso. Saat acara deklarasi Tolak Penjualan Krakatau Steel di Hotel The Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (29/5/2008) anggota Fraksi Partai Golkar ini melihat banyak warga miskin yang belum terdaftar sebagai penerima BLT tahap pertama.
Priyo menjelaskan, hal itu terjadi karena pemerintah masih memakai data BPS lama. "Ini tugas kita untuk merevisi dan koreksi," ujar Priyo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BLT tahap pertama banyak kekurangan? Diam sejenak, kemudian Priyo mengatakan, "Hmm, tumpang tindih di lapangan kita temukan. Itu tugas pemerinah inventarisir semuanya, jangan dipangkas," tuturnya.
Berarti masih ada kekurangan? "Ya penyaluran kali ini masih lebih baik dari sebelumnya," pungkas Priyo.
(mar/nrl)











































