Pengamat: Rekrut Caleg, Parpol Harus Utamakan Moral

Kasus Max Moein

Pengamat: Rekrut Caleg, Parpol Harus Utamakan Moral

- detikNews
Kamis, 29 Mei 2008 10:16 WIB
Pengamat: Rekrut Caleg, Parpol Harus Utamakan Moral
Jakarta - Setelah kasus video porno Yahya Zaini, kini DPR dicemarkan dalam kasus pelecehan seksual anggota DPR Max Moein terhadap Desi Firdiyandi. Parpol harus mengutamakan moralitas, selain bebas KKN, dalam merekrut calon anggota legislatif (Caleg).

"Sudah saatnya parpol harus jeli dalam memilih calonnya. Jangan hanya bebas KKN, tapi juga secara moral harus diutamakan," ujar Dr Lili Romli, pengamat politik dari LIPI, saat dihubungi detikcom, Kamis (29/5/2008).

Parpol, kata Lili, harus membuka diri dari masukan masyarakat terhadap calon-calon yang akan dipilih dalam Pemilu 2009 nanti. Rakyat juga jangan takut untuk memberikan masukan kepada parpol terhadap calon yang memang diduga amoral.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebab, DPR adalah lembaga yang terhormat untuk menampung aspirasi rakyat. Bagaimana rakyat bisa mempercayakan aspirasinya jika anggota DPR itu tidak dapat dipertanggungjawabkan secara moral.

"Saya pikir wajar jika rakyat meminta anggota DPR harus bersih moral. Karena rakyat yang menggaji mereka," ungkapnya.

Dia meminta agar para anggota DPR jika terlibat skandal seks harus segera mengundurkan diri. Mereka harus punya budaya malu untuk mengundurkan diri tanpa harus dipecat oleh BK DPR.

Lili mengatakan, negara liberal seperti Amerika Serikat (AS) saja yang lebih permisif terhadap hal-hal seperti ini, jika ada pejabat yang terlibat skandal seks maka akan langsung mengundurkan diri. "Mereka harus legowo, tanpa harus menunggu dipecat," ujar Lili. (mar/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads