Muhasabah Nasional Alim Ulama dalam memperingati satu abad Kebangkitan Nasional ini berlangsung di gedung Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU), Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2008).
Para kiai yang datang antara lain dari Jawa Timur, seperti KH Idris Marzuki (Lirboyo Kediri), KH Nurul Huda Jazuli (Kediri) dan KH Sulthon Abdul Hadi (Jombang). Selain itu dari Jawa Tengah ada KH Dimyati Rois (Kaliwungu Kendal) dan KH Mujib Ridwan (Jateng).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Acara yang berlangsung di lantai delapan gedung PBNU ini dilakukan secara lesehan yang dihadiri ratusan orang dan para pengurus PWNU se Indonesia. Nampak juga hadir Ketua Dewan Syuro PKB KH Aziz Manshur dan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar.
Namun di luar gedung, tiba-tiba hadir puluhan orang yang mengatasnamakan Kaukus Muda Bangsa. Mereka melakukan aksi unjuk rasa tepat di depan pintu gerbang gedung tersebut.
Dalam orasinya, puluhan anak-anak muda ini mengkritik Muhaimin Iskandar, yang dinilai membela kebijakan kenaikan harga BBM yang dilakukan Presiden SBY. Mereka membawa berbagai poster dan spanduk yang bertuliskan, "Cak Imin Jangan Bela Istana Aja Dong, Bela Rakyat Juga", "Lukman Edi Urusi Rakyat Tertinggal, Jangan Pakai Fasilitas Negara untuk Politik", "Cak Imin Mana Komitmen Tolak BBM".
Dalam aksinya itu, sejumlah pemuda Kaukus Muda Bangsa ini juga meneriakan yel-yel, "Usir Muhaimin, usir Muhaimin". Aksi unjuk rasa ini tidak berlangsung lama dan sekitar 45 menit langsung membubarkan diri. (zal/fay)











































