"Provost dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya sudah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Minggu (25/5/2008).
Abubakar memastikan, oknum petugas yang terbukti memecahkan kaca, menghancurkan motor, akan dikenai tindakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abubakar mengakui, saat peristiwa terjadi ada Kabag Ops Polres Jaksel yang berada di lokasi. Dan saat itu, ketika pukul 04.30 WIB (Sabtu 24 Mei 2008), ratusan mahasiswa yang menyerang dahulu polisi yang sedang beristirahat.
"Petugas juga manusia. Mungkin saja lose control. Bila pun dilakukan itu ulah oknum, bukan perintah institusi. Setiap anggota sebelum bertugas, diberi pengarahan agar tidak melakukan kekerasan," beber Abubakar.
Dalam insiden Sabtu subuh itu, 5 polisi terluka, 1 di antaranya luka berat akibat penusukan. (nrl/fay)











































