Ongkos Metromini Masih Sama Rp 2.000

Kenaikan Harga BBM

Ongkos Metromini Masih Sama Rp 2.000

- detikNews
Sabtu, 24 Mei 2008 14:40 WIB
Jakarta - Dampak kenaikan harga BBM tidak hanya dirasakan pada melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok. Di sejumlah wilayah, tarif angkutan umum juga mulai naik, padahal pemerintah belum menetapkan tarif resminya.

Seperti di Jakarta, mikrolet M 02 jurusan Rawamangun-Kampung Melayu, tarif naik hingga Rp 1.000. Ongkos yang biasanya hanya sebesar Rp 2.500 naik menjadi Rp 3.500.

"Saya bayar dengan berat hati," keluh seorang penumpang, Indra (35) usai turun dari mikrolet M 02, Sabtu (24/5/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kasih sih, cuma nanti saya tawar dulu. Saya kan anak kecil. Soalnya uang jajan berkurang," ujar penumpang lainnya, Ade (19).

Meski demikian, masih ada angkot yang belum menaikkan tarifnya. Menurut para sopir angkot, ongkos masih sama. Untuk metromini tarif tetap Rp 2.000.

"Belum naikin tarif. Tapi sudah ada yang ngasih uang Rp 2.500. Saya terima saja," ujar sopir metro mini 49 Pulogadung-Manggarai.

Tak berbeda dengan sopir mikrolet M 16 jurusan Pasar Minggu-Kampung Melayu. Mereka juga mengaku belum menaikkan ongkos.

"Saya belum naikin tarif, cuma kalau ada yang ngasih lebih ya nggak nolak," imbuh Sopir mikrolet M 16 Edi kepada detikcom.
(ptr/ita)


Berita Terkait