Dalam aksinya, mereka bergantian orasi dan meneriakkan yel-yel anti pemerintahan SBY-JK. Mereka juga membawa tabung besar yang terbuat dari bambu dan kertas bertuliskan 'SBY-JK Pengkhianat Rakyat', 'Drakula BBM', 'BBM Naik SBY-JK turun'.
Menurut koordinator lapangan, Ahmad, jika usulan sidang paripurna ditolak, mereka mengancam akan bermalam di Kantor DPRD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi dimulai sejak pukul 10.00 Wita. Hingga Pukul 15.20 Wita, aksi masih tetap berlangsung.
Beberapa perwakilan mahasiswa diterima oleh perwakilan DPRD Sulsel dari FPG, La Kama Wijaya. Ia berjanji, semua tuntutan pada demonstran akan disampaikan ke semua fraksi, termasuk usulan untuk menggelar sidang paripurna.
"Saya akan datangi fraksi-fraksi untuk menyampaikan pernyataan sikap untuk sidang paripurna malam ini," ujar La Kama Wijaya usai menemui perwakilan mahasiswa.
Sebelum melakukan aksi di depan Gedung DPRD Sulsel, demonstran juga melakukan aksi di depan Kantor Pertamina Sulsel. Di depan kantor BUMN tersebut, mereka melakukan penyegelan secara simbolis. (anw/fay)










































