"Nggak setuju saya (BBM naik). Saya dari dulu tetap konsisten. Waktu saya menjadi ketua DPR, saya minta supaya usulan Soeharto menaikkan BBM dicabut, dibatalkan. Itu tanggal 1-5 Mei, ingat tidak," kata Harmoko, tanpa menyebut tahun.
Hal ini disampaikan Harmoko usai peluncuran buku "Berhentinya Soeharto fakta dan kesaksian Harmoko" di Gedung Jakarta Media Center, Jalan Kebon Sirih Raya, Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalan lain apa Pak? "Diskusi dong dengan saya," sahut Harmoko.
"Jadi Presiden SBY diminta diskusi dengan Bapak?" tanya wartawan.
"Nggak. Siapa pun boleh diskusi. Nggak cukup 1 menit diomonginnya. Saya kan punya konsep. Konsep itu harus didiskusikan," kata Harmoko lagi. (aan/nrl)










































