Pantauan detikcom di lokasi kebakaran, di galangan kapal PT Dok Koja Bahari 2 galangan 3 Jalan Sindang Laut, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (16/5/2008) petugas menjebol lambung untuk memberikan udara masuk di titik asal api di mesin induk kapal.
Petugas sempat kesulitan memadamkan api karena selain panas, juga tertutup asap tebal yang menutupi sumber api sehingga petugas hanya bisa mendinginkan badan kapal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut petugas dari PT Dok Koja Bahari, Sugiyo, api mencuat akibat korsleting listrik di genset induk kapal. "Meski mesin mati genset tetap hidup buat listrik kapal. Penyelidikan biasanya sampai 2 minggu untuk dapat memastikan hingga kerugiannya," kata Sugiyo.
Tampak juga 4 petugas dari Mahkamah Pelayaran yang ikut menyelidiki kebakaran kapal tersebut, sehingga belum bisa memberikan kesimpulan kelalaian penyebab kebakaran.
Lokasi kebakaran sudah mulai sepi karena para petugas pemadam, 12 unit mobil dari pemadam kebakaran Jakarta Utara, dan 3 kapal dari Kesatuan Penjagaan laut dan Pantai (KPLP), sudah balik kanan.
Kapal itu berbobot mati 18 ribu ton dan berkapasitas 1140 teus atau bisa menampung 500 kontainer.
(nwk/nrl)











































