Aksi rampas Kijang itu terjadi di Jl Diponegoro, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (12/5/2008). Kijang itu bernopol B 1122 PQ.
Mahasiswa yang tergabung dalam Forum Kota (Forkot) ini sempat menaiki dan menginjak-injak mobil selama lima menit. Pegawai Pemda DKI yang menyetir Kijang itu pasrah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahasiswa menyita mobil tersebut karena mobil berpelat merah merupakan mobil rakyat. Namun setelah negosiasi cukup alot, akhirnya mobil dilepaskan oleh mahasiswa.
Selain merampas Kijang, mahasiswa juga melakukan aksi bakar ban. Mereka juga membentangkan spanduk bertuliskan 'Tolak kenaikan BBM' dan 'Turunkan Harga dan SBY turun'.
Karena aksi mahasiswa tersebut, Jl Diponegoro arah ke Salemba ditutup total pada pukul 17.10 WIB. Hanya jalur untuk angkot di samping RSCM yang dibuka. Puluhan polisi tetap berjaga-jaga.
(nik/nrl)











































